Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS melemah meski data positif
Tuesday, 28 January 2025 01:33 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS melemah meski data positif, keputusan Fed semakin dekat
Indeks Dolar masih di bawah tekanan berat, merosot di bawah 108,00 dan menguji level kritis 107,00.
Penjualan Rumah Baru pada bulan Desember mengalahkan estimasi, naik menjadi 698.000 unit dibandingkan ekspektasi 670.000.
Ancaman tarif Presiden Trump terhadap impor Kolombia dan keputusan Federal Reserve hari Rabu menambah ketidakpastian pada lintasan Dolar.
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang mata uang, terus merosot pada hari Senin, menembus di bawah angka psikologis 108,00. Kekhawatiran atas valuasi pasar terkait AI, dikombinasikan dengan ketegangan geopolitik dari ancaman tarif Presiden Donald Trump terhadap Kolombia, berkontribusi pada sentimen bearish. Data ekonomi menyoroti beberapa ketahanan dalam ekonomi Amerika Serikat (AS), tetapi Dolar tetap di bawah tekanan menjelang keputusan Federal Reserve (Fed) hari Rabu tentang suku bunga. Dolar AS tertekan di tengah antisipasi Fed dan ketegangan geopolitik
Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago untuk bulan Desember bangkit kembali ke 0,15 dari -0,01 pada bulan November, mencerminkan aktivitas ekonomi yang lebih kuat.
Penjualan Rumah Baru bulan Desember melonjak ke 698.000 unit, melampaui perkiraan 670.000 dan angka 674.000 pada bulan November.
Usulan Presiden Trump untuk mengenakan tarif 50% pada impor Kolombia atas sengketa deportasi mengguncang pasar perdagangan dan sentimen global.
Pasar akan mencari petunjuk lebih lanjut tentang rencana presiden yang akan datang mengenai tarif pada negara-negara tetangganya di Amerika Utara.
Pertemuan Federal Reserve pada hari Rabu tampak penting; pasar mencermati dengan saksama pembaruan tentang keputusan suku bunga dan prospek ekonomi dengan harga yang ditetapkan.
Baik pernyataan maupun nada Ketua Jerome Powell akan dicermati dengan saksama oleh pasar.(Cay) Newsmaker23

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS